Debise Menangkan Race 1 World SSP Hungaria: ZXMOTO Cetak Hat-Trick

World SSP | | Balaton Park Circuit, Hungaria

Debise Menangkan Race 1 World SSP Hungaria, ZXMOTO Cetak Hat-Trick Kemenangan di Musim Debut

Manuver ganda spektakuler di tikungan 15 lap terakhir bawa Valentin Debise finis terdepan — kemenangan ketiga ZXMOTO 820RR musim ini sekaligus penegasan posisi Tiongkok di peta balap dunia.

ZXMOTO merayakan kemenangan Race 1 World SSP Hungaria 2026 di Balaton Park Circuit
Tim ZXMOTO Factory Evan Bros merayakan podium pertama Race 1 FIM Supersport World Championship, Balaton Park Circuit, Hungaria, 2 Mei 2026. (Foto: WorldSBK/VCG)

BALATONFOKAJAR, HUNGARIA — Dunia balap kembali menyaksikan kehebatan Valentin Debise dan ZXMOTO. Pembalap asal Prancis itu memulai Race 1 Motul Hungarian Round dari posisi kelima grid, namun berhasil merebut podium teratas lewat manuver yang akan selalu dikenang — melewati dua rider sekaligus di detik-detik terakhir lap penutup, Sabtu (2/5/2026).

Kemenangan ini bukan kemenangan biasa. Ini adalah podium ketiga ZXMOTO dalam musim debut mereka di FIM Supersport World Championship — sebuah pencapaian yang bahkan tidak berani dibayangkan banyak analis balap ketika pabrikan asal Tiongkok itu memulai musim ini. Hat-trick kemenangan dalam satu musim perdana adalah sesuatu yang hanya sedikit merek bisa klaim dalam sejarah ajang ini.

Race 1 di Balaton Park Circuit sejatinya adalah milik Yamaha. Empat rider R9 mendominasi posisi terdepan sejak lap pembuka. Roberto Garcia dari GMT94 Yamaha memimpin hampir sepanjang balapan dan tampak menuju kemenangan nyaman — hingga empat lap tersisa, ketika sang pemuda berusia 19 tahun itu kehilangan ban depan dan terjatuh, membubarkan mimpi pertama yang hampir jadi nyata.

“Di tikungan 15, saya melihat celah di antara Can dan Albert. Hanya ada satu kesempatan dan saya ambil.” — Valentin Debise, EASTROC ZXMOTO Factory Evan Bros Racing

Dengan Garcia tumbang, estafet pemimpin berpindah ke Can Oncu (Pata Yamaha Ten Kate Racing) diikuti ketat Albert Arenas dari AS BLU CRU Racing Team. Debise sabar di posisi ketiga, memelihara ban dan menunggu momen yang tepat. Di half-lap terakhir, Oncu melebar sedikit di tikungan, membuka ruang bagi Arenas. Namun duel internal sesama Yamaha itulah yang menjadi bumerang bagi keduanya — Debise membelah mereka dalam satu gerakan bersih di tikungan 15 dan menyentuh garis finis sebagai juara dengan selisih 0,132 detik dari Arenas.

“Balapan tadi luar biasa. Saya terus berkonsentrasi sampai tanda satu lap terakhir. Di tikungan 15, saya melihat celah di antara Can dan Albert — hanya ada satu kesempatan dan saya ambilnya,” ujar Debise seusai turun dari podium.

Valentin Debise merayakan kemenangan di Race 1 World SSP Hungaria 2026 Balaton Park Circuit
Valentin Debise (tengah) berdiri di atas podium Race 1 WorldSSP Hungaria 2026 bersama Albert Arenas (kiri/P2) dan Can Oncu (kanan/P3). (Foto: WorldSBK/VCG)

Hasil Race 1 World SSP Hungaria 2026

Pos Pembalap Tim Motor Gap
1 Valentin Debise 🇫🇷 EASTROC ZXMOTO Evan Bros ZXMOTO 820RR
2 Albert Arenas 🇪🇸 AS BLU CRU Racing Team Yamaha YZF-R9 +0.132s
3 Can Oncu 🇹🇷 Pata Yamaha Ten Kate Yamaha YZF-R9 +0.245s
4 Jeremy Alcoba 🇪🇸 Kawasaki WorldSSP Team Kawasaki ZX-6R 636 +0.770s
5 Matteo Ferrari 🇮🇹 WRP Racing Ducati Ducati Panigale V2 +0.xxx

Masia Terjatuh, Peluang Terbuka Lebar

Sementara Debise berpesta, pemimpin klasemen sebelum seri Hungaria, Jaume Masia, justru menjalani hari yang buruk. Pembalap eks juara dunia Moto3 itu terpaksa memulai balapan dari posisi ke-25 setelah insiden di sesi Superpole. Di lap pembuka, nasib semakin berpihak buruk ketika ia mengalami kontak dengan Andreas Kofler di chicane pertama dan tersingkir dari balapan.

Akibatnya, keunggulan Masia di klasemen pengendara kini tergerus signifikan. Arenas memimpin dengan 125 poin, Masia turun ke 106, dan Debise menguntit di posisi ketiga dengan 97 poin — selisih hanya 28 poin dari pemimpin dengan beberapa seri masih tersisa. Bagi ZXMOTO, ini adalah peluang yang terlalu sayang untuk dilewatkan.

ZXMOTO 820RR: Senjata Rahasia dari Tiongkok

Di balik setiap kemenangan Debise, berdiri sebuah mesin yang semakin matang — ZXMOTO 820RR. Motor dengan mesin inline-4 berkapasitas 820cc ini membuktikan diri bukan sekadar pemain baru yang datang untuk pelengkap. Tiga kemenangan dalam musim debut — Portugal (dua race), dan kini Hungaria — adalah argumen terkuat bahwa proyek ambisius pabrikan Tiongkok ini bukan gimmick.

Tim EASTROC ZXMOTO Factory Evan Bros Racing, dikelola oleh Evan Bros yang berpengalaman, telah berhasil mengembangkan set-up yang memungkinkan Debise tampil konsisten di berbagai karakter sirkuit — dari Portimão yang bergelombang hingga Balaton Park yang semi-permanen. ZXMOTO kini juga menduduki posisi ketiga klasemen manufaktur dengan 99 poin, bersaing ketat dengan merek-merek yang telah puluhan tahun berkiprah di WorldSSP.

Tonggak Sejarah yang Terus Bertambah

Perjalanan ZXMOTO di WorldSSP 2026 bisa menjadi salah satu cerita paling menginspirasi dalam olahraga motor musim ini. Ketika mereka memulai musim di Phillip Island, Australia, banyak yang meragukan kemampuan pabrikan China bersaing di level tertinggi. Namun di Portimão, Portugal, Debise menghapus semua keraguan itu dengan meraih kemenangan pertama sejarah brand Tiongkok di ajang WorldSSP.

Kini, tiga seri berselang, nomor 53 kembali berdiri di podium tertinggi. Misi mereka jelas: menjadikan Hungaria sebagai batu loncatan menuju gelar konstruktor yang bahkan lebih mengejutkan. Race 2 di Balaton Park masih menanti Minggu ini — dan dengan momentum seperti ini, ZXMOTO tampaknya tidak ada rencana untuk berhenti.

Leave a Reply